Postingan

AGAMA DI ERA MODERNITAS

  TEORI-TEORI AGAMA ( MEMETAKAN NASIB AGAMA DI ERA   MODERN)   Sebagian besar dibagian Barat, kepercayaan dan praktik Kristen telah menurun secara signifikan. Variasinya juga cukup jelas: di beberapa Negara, seperti Irlandia dan Polandia, tingkat kepercayaan dan praktik masih sangat tinggi; di lain bagaimanapun, seperti Swedia dan Denmark, mereka cukup rendah. Tapi apakah tren dan variasi ini artinya? Bagaimana kita menjelaskannya? Sosiologi telah membahas hubungan antara Agama dan sekularisme sejak lama. Diskusi itu terutama berfokus kepada ketersediaan atau vitalitas Agama di era sekuler. Apakah sekularisasi akan mengusir Agama dari masyarakat atau, jika tidak, ia akan mewujud dalam bentuk baru adalah bagian dari topic yang menarik. Sekularisasi Tesis, pradigma lama, dan sekularisasi keras menurut tesis sekularisasi tentang Agama atau teori sekularisasi, sebagai hasil dari modernisasi, kekuatan sosial Agama akan berkurang. Pada dasarnya teori ini di kembangkan ber...

MISTISME DALAM AGAMA-AGAMA

  MISTISME DALAM AGAMA YAHUDI DAN KRISTEN   PENDAHULUAN Perdaban manusia tidak hanya dalam seperangkat doktrin teologis tentang Tuhan dan ciptaan-ciptaanya, akan tetapi agama juga hadir dalam seperangkat peraturan hukum yang ketat dalam mengatur kerumitan hidup induvidu dan kolektif ummat manusia, baik sesama manusia maupun bagian yang lain dari semesta ini. Lebih dari itu Agama hadir sebagai medium yang mewadahi dialog sekaligus ke intiman relasi antara   Tuhan dan seorang hamba. Medium inilah yang disebut dalam studi Agama-Agama, sebagai mistik dalam Agama. Sebagai salah satu dimensi agama seperti halnya dimensi-dimensi lain seperti ritual, dimensi inetelektual, dan dimensi doktrinal. Namun berbeda dengan berbagai mistisme yang lain. Mistisme merupakan dimensi yang cukup unik, dimana sesuatu yang tidak dapat di jangkau oleh nalar rasio dalam prinsip-prinsip logika. Berbeda dengan aspek-aspek yang lain yang membutuhkan nalar, aspek ini hanya dapat diterima oleh ima...

FILSAFAT PLATONIK

  FILSAFAT PLATONIK Sebuah Pengantar akmaluddin   Filsafat Platonik adalah sebuah istilah yang mungkin tidak asing lagi terdengar di telingah bagi teman-teman yang senang menyelami dunia filsafat. Filsafat paltonik dinamai sesuai dengan nama pendirinya, Plato. Plato sendiri adalah seorang filusuf dan sekaligus murid dari Socrates dan juga guru dari seorang filusuf termasyhur di zamannya, yaitu Aristoteles. Karya-karyanya yang mencakup dialog-dialog filosofis tidak hanya membentuk fondasi pemikiran filsuf di Yunani kuno, tetapi juga terus mempangaruhi bidang studi hingga saat ini, termasuk epistemologi, metafisika, etika dan politik. Berikut beberapa pemikiran plato yang sangat berpengaruh hingga saat ini.   Epistemologi . Epistemologi atau teori pengetahuan, Plato percaya bahwa sejatinya pengetahuan hanya dapat diperoleh melalui akal dan bukan melalui indra. Menurutnya apa yang kita peroleh dari pengalaman indrawi adalah sementara dan tentunya tidak dapat di...
 Sekitar 14 abad tahun yang lalu, dan tepatnya pada tanggal 17 Ramdhan 610 M. Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT. Wahyu pertama yang di turunkan bukanlah perintah untuk beramal atau menyembah kepada Allah, melainkan adalah perintah untuk membaca.(iqra’), bacalah, bacalah, bacalah Muhammad. Yang di perintahkan adalah untuk membaca keadaan kaumnya, membaca keadaan sosial.  Selalu membaca keadaan, dalam situasi apapun adalah tanda bahwa kita berfikir, menjadikan kita paham dan mudah beradaptasi serta menjadikan kita lebih baik. Itulah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dimana dia beradaptasi di tengah-tengah gempuran kaum Yahudi dan Nasrani sehingga pada akhirnya di terimah dan memiliki banyak pengikut yang kita kenal sebagai ummat Islam pada Saat ini.  Selalu membaca apapun, dan percaya kebenaran tidak akan pernah salah. Dari keadaan menjadi pengetahuan, maka dari pengetahuan itulah kita akan bisa jadi lebih baik dan berhasil.

DINASTI POLITIK DALAM "The Prince" Karya Nicollo Machiavelli

     Nicollo Machiavelli, seorang filusuf politik Italia abad ke-16 memang tidak secara khusus menulis tentang Dinasti Politik. Namun, kita dapat menggunkan prinsip-prinsip politik yang ia kemukakan dalam karyanya yang cukup terkenal. "The Prience" (II Principe) untuk menganalisi Dinasti Politik      Dalam kayanya yanag terkenal, "The Prince", Nicolo Machiaveli menguraikan prinsip-prinsip politik yang bertujuan untuk mempertahankan kekuasaan dan menjaga staarabilitas politik. meskipun tidak secara langsung membahas dinasti politik, prinsip-prinsip Machivelli dapat memberikan wawasan tentang bagaimana dinasti politik dapat bertahan dan memperluas kekuasaannya.      Salah satu prinsip Machivelli adalah kebutuhab untuk mempertahankan kekuasaan dengan cara apapun yang diperlukan. dalam konteks dinasti politik, ini dapat diartikan sebagai upaya untuk memastikan bahwa keluarga atau garis keturunan tetap berada di puncak kekuasaan, bahkan jika itu b...

SEJARAH DINASTI POLITIK INTERNASIONAL

Dinasti politik, fenomena yang telah hangat dalam dunia perpolitikan Indonesia saat ini. merujuk pada dominasi keluarga atau garis keturunan tertentu dalam kepemimpinan politik negara. Istilah Dinasti Politik seringkali menggambarkan situasi dimana anggota keluarga yang sama atau kerabat dekat secara berurutan memegang kekuasaan yang signifikan dalam pemerintahan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Meskipun Dinasti Politik bukan sebuah fenomena yang baru, namun dampaknya terhadap demokrasi, representasi politik, dan distribusi kekuasaan tetap  menjadi perhatian utama dalam analisis politik saat ini.       Dinasti politik telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari lanskap politik Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. Istilah ini merujuk kepada fenomena dimana kekuasaan politik diwariskan secara turun temurun didalam satu keluarga atau garis keturunan tertentu. Dinasti Politik seringkali menjadi sorotan karena menimbulkan pertan...

ETIKA DAN ETIKET

     Akhir-akhir ini beredar di media sosial mengenai etika  dan Etiket, contohnya saja setelah debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden kemarin dalam rangka menuju pemilihan tahun 2024, banyak beredar pernyataan, seperti "Tidak Punya Etika ?".  Apasih sebenarnya etika?. Oleh sebab itu, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai perbedaan antara Etika dan Etiket. Pembahasan ini perlunya kiranya untuk diuraikan lebih rinci, melihat yang terjadi di masyarakat masih banyak yang menganggap bahwa Etika dan Etiket adalah sesuatu yang sama atau seringkali masyarakat kita mencappuradukkan hal keduamya, padahal jelas-jelas keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Etika      Istilah Etika berasa dari bahasa yunani ; (Hoikos; Ethikos) yang bermakna moralitas . Etika merupakan pembahasan yang sangat filosofis dimana menyangkut mengenai moralitas atau perbuatan yang baik. Etika merupakan salah satu cabang dari filsafat diantara, epistemologi,...